Unduh Aplikasi

Ada Belasan Luka Memar di Tubuh Mahyar

Ada Belasan Luka Memar di Tubuh Mahyar
Kondisi Polsek Bendahara di Aceh Tamiang yang dibakar massa. Foto: AJNN.NET/Asrul

ACEH TAMIANG - Belasan luka memar ditemukan di tubuh Mahyar, warga Gampong Tanjung Keramat, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang yang meninggal usai ditangkap personel Polsek Bendahara, Aceh Tamiang. Bekas tersebut ditemukan tim medis rumah sakit dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang yang melakukan visum terhadap jasad Mahyar.

Baca:Polsek Bendahara di Aceh Tamiang Dibakar Massa

Sesuai surat hasil visum yang diperoleh AJNN, luka memar terdapat dipergelangan tangan kiri, kuku jari ketiga, tangan kiri patah, memar diperut sebelah kanan dan kiri. Luka memar juga terdapat dipunggung, bokong kiri dan kanan, serta paha kiri dan kanan serta disekujur tubuh lainnya.

Dalam laporan tertulis yang ditanda tangani dr Irma Hartury itu disimpulkan bekas memar disebabkan trauma benda tumpul. Seperti diberitakan keluarga Mahyar meyakini jika pria tersebut meninggal akibat dianiaya oknum personel Polsek Bendahara.

Surat laporan hasil visum Mahyar. Foto: As

Keyakinan didasari kondisi Mahyar yang dinilai sehat saat malam penangkapannya atas tuduhan keterlibatan narkotika jenis sabu. Namun kondisi pria tersebut telah terbujur kaku saat diserahkan personel polsek Bendahara yang sempat mengamankannya.

Tak terima dengan kematian Mahyar yang dinilai tak wajar, keluarga besar Mahyar serta masyarakat akhirnya mengamuk hingga berujung pembakaran Mapolsek Bendahara tempat korban ditahan.

Dibawa ke Mapolda Aceh

Sementara itu pasca insiden kematian dan pembakaran sejumlah personel Polsek Bendahara rencanannya akan menjalani pemeriksaan di Markas Kepolisian Daerah Aceh. Mereka yang diperiksa terkait meninggalnya Mahyar yakni, Kapolsek Bendahara serta personel yang bertugas saat malam penangkapan Mahyar.

"Besok (Rabu 24 Oktober ) mereka dibawa ke Polda Aceh, kasusnya ditangani langsung propam (Divisi Profesi dan Pengamanan)," kata Waka Polres Langsa, Komisaris Polisi M. Nuzir disela rapat mediasi antara keluarga Mahyar bersama unsur Muspida, Muspika di Kantor Camat Bendahara, Selasa (23/10).

Baca:Kapolsek Bendahara Terancam Dipidana Akibat Kematian Tersangka Narkoba

Kepolres Aceh Tamiang lanjut M Nuzir sangat menyesali kasus yang berujung pembakaran markas kepolisian tersebut sehingga langsung merekomendasikan pencopotan Kapolsek Bendahara."Jika nantinya terbukti melakukan pelanggaran setelah diperiksa, maka Kapolsek dan personel piket akan dipecat dari Polri," ujarnya.

Kepolisian kata M Nuzir tidak akan menutup-nutupi bila ada anggota korps bhayangkara yang melakukan pelanggaran dalam menjalankan tugas. Mereka yang melanggara tambah M Nuzir langsung ditindak tegas.

"Tidak ada toleransi untuk anggota yang bersalah, semua ditindak tegas dan itu sudah komitmen pak Kapolres," kata M Nuzir.

HUT AJNN 6th - Inspektorat Aceh Jaya
HUT AJNN 6th - DPC Demokrat Aceh Jaya

Komentar

Loading...