Unduh Aplikasi

Aceh Tengah Ingin Ekspor Melalui Pelabuhan Krueng Geukuh

Aceh Tengah Ingin Ekspor Melalui Pelabuhan Krueng Geukuh
Pelabuhan Krueng Geukuh (Antara)

LHOKSEUMAWE - Pemerintah daerah Aceh Tengah, menginginkan agar dapat mengekspor berbagai ragam hasil bumi dari daerah tersebut melalui pelabuhan umum Krueng Geukuh, Aceh Utara.

"Selama ini, banyak hasil bumi dari daerah kami di ekspor melalui pelabuhan di luar Aceh. Seandainya, dapat dilakukan disini tentu pajak dan pendapatan lainnya bisa dinikmati disini, ungkap Wakil Bupati Aceh Tengah H. Firdaus, di Lhokseumawe, Kamis (15/11)

Firdaus mengatakan, dirinya tidak mengerti secara persis kenapa eksportir tidak melakukan kegiatan melalui pelabuhan umum Krueng Geukuh serta lebih memilih mengekspor melalui pelabuhan di luar Aceh.

Padahal, tambah Firdaus lagi, seandainya kegiatan ekspor dilakukan melalui pelabuhan yang ada di Aceh, bukan hanya dari sisi pendapatan di wilayah pelabuhan saja yang meningkat baik pajak, restribusi dan lain sebagainya. Akan tetapi, yang teramat penting adalah berkurangnya biaya operasional, baik transportasi dan biaya lainnya sudah terpangkas.

Sekarang jalan tembus KKA sudah ada, jarak yang ditempyh dari Aceh Tengah ke Lhokseumawe menuju pelabuhan Krueng Geukuh tidak jauh lagi, hal itu tentu telah memangkas biaya operasional dan harga beli dari petani juga tinggi, jelas H.Firdaus.

Apalagi, produksi kopi dari Aceh Tengah dengan kualitas dunia sangat tinggi. Bahkan dalam sebulan mencapai 100 ton apabila sedang musim panen. Begitu juga dengan berbagai komoditi lainnya yang sedang dikembangkan oleh petani di Aceh Tengah, seperti getah pinus serta sereh wangi.

Namun sayang, berbagai komoditi tersebut diekspor melalui pelabuhan diluar Provinsi Aceh. Seandainya diekspor melalui pelabuhan yang ada di Aceh, pendapatannya akan dirasakan oleh daerah sendiri. Oleh karena itu, kita harapkan pihak pelabuhan di Aceh harus merespon ini dengan baik, terang Wakil Bupati Aceh Tengah.

Komentar

Loading...