Unduh Aplikasi

Aceh Peringkat Dua Provinsi Terbaik Destinasi Wisata Halal

Aceh Peringkat Dua Provinsi Terbaik Destinasi Wisata Halal
Konferensi pers Release Report of Indonesia Muslim Travel Index (IMTI)

JAKARTA - Aceh menempati peringkat dua provinsi terbaik destinasi Wisata Halal di Indonesia yang umumkan Kementerian Pariwisata.

Peringkat pertama ditempati Provinsi Nusa Tenggara Barat, sementara urutan ke tiga dihuni Riau, peringkat empat DKI Jakarta dan posisi kelima diraih Sumatera Barat.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Jamaluddin mengatakan pengumuman itu disampaikan Kementerian Pariwisata hari ini, Senin (8/4) melalui konferensi pers Release Report of Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) di Jakarta.

"Insya Allah besok Menteri Pariwisata akan menyerahkan penghargaan kepada Gubernur, yang dijadwalkan berlangsung di Hotel Bidakara Jakarta," katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin

Untuk diketahui, IMTI merupakan program Kementerian Pariwisata yang diluncurkan Februari lalu demi mewujudkan target peringkat 1 destinasi wisata halal terbaik dunia.

Program IMTI merupakan upaya meningkatkan komitmen antara Pemerintah Pusat (Kemenpar) dengan Pemerintah Daerah atau Dinas Pariwisata Daerah maupun dengan stakeholder terkait untuk mengembangkan pariwisata halal di berbagai destinasi di Indonesia dengan berbagai kemudahan yang dibutuhkan wisata seperti rumah makanan halal, sarana ibadah yang memadai, toilet yang berstandar halal, dan lainnya.

Selama ini Aceh memang bertekad kuat mewujudkan destinasi wisata halal. Sejak 2016 lalu, Pemerintah Aceh bersama 23 pemerintahan kabupaten/kota Se-Aceh melakukan deklarasi dan bersepakat untuk menjadikan Aceh sebagai destinasi wisata halal unggulan.

Penandatangan deklarasi saksikan langsung oleh Mentri Pariwisata Arief Yahya, dalam pembukaan acara rapat koordinasi dan pariwisata dan rapat koordinasi wisata bahari Sabang, di Hotel Hermes Palace Banda Aceh pada September 2016 lalu.

Plt Gubernur Aceh (saat itu masih menjabat wakil gubernur), Ir. Nova Iriansyah, MT pernah memaparkan potensi pariwisata halal (halal tourism) dihadapan delegasi Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) dalam pertemuan IMT-GT ke 23, Ministerial Meeting ke 24, Senior Officials Meeting ke 14, Chief Ministers dan Governors Forum di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Kamis 28 September 2017.

Pasar wisata halal sendiri semakin pesat di seluruh dunia, terutama di Asia. Oleh karena itu IMT GT menjadi sangat penting dalam mempromosikan pariwisata halal di Aceh. Hal yang menjadi nilai lebih untuk pengembangan wisata halal tidak lain karena Aceh mayoritas penduduknya adalah muslim dan memiliki nilai keagamaan yang tinggi dalam menjalani keseharian.

“Selain untuk meningkatkan jumlah turis, pariwisata halal juga berperan penting dalam peningkatan ekonomi. Dalam produk halal dan jasa, peningkatan tersebut bisa dilakukan dengan memberikan kualitas terbaik dan standarisasi sertifikasi halal,” ujarnya.

ADV

Komentar

Loading...