Unduh Aplikasi

297 Unit Rumah Korban Gempa Pijay Yang Masuk Daftar Tunggu Segera Dibangun

297 Unit Rumah Korban Gempa Pijay Yang Masuk Daftar Tunggu Segera Dibangun
Reruntuhan gempa Pijay 2016 silam. Foto: Muksal Mina

PIDIE JAYA - Dari 1.010 unit rumah rusak akibat gempa Pidie Jaya 7 Desember 2016 lalu yang masuk dalam daftar tunggu, sebanyak 297 unit diantaranya akan segera dimulai pembangunannya.

"297 unit segera dimulai pembangunanya, termasuk rumah Nyak Gade yang di Bandar Baru. Saat ini sedang proses pemindahan uang dari kas daerah ke rekening pokmas," kata Kepala BPBD Pidie Jaya melalui Kabid Rehab Rekon, Aswan kepada AJNN, Selasa (14/5).

Baca: Tiga Kali Puasa, Korban Gempa Pijay Masih Bertahan di Huntara

Setelah uangnya ditransfer dari kas daerah ke rekening pokmas, lanjut Aswan, penerima manfaat langsung dapat mencairkan bantuan tersebut untuk memulai pembangunan. Namun itu bagi yang telah melengkapi syarat penarikat tahap pertama.

"Bahkan di Kecamatan Trienggadeng sudah ada dua pokmas yang telah melakukan pencairan. Yang sudah melengkapi syarat pencairan tahap pertama, langsung dapat mencairkan. Jadi proses yang daftar tunggu itu hanya menunggu dikirim dari kas daerah ke rekening pokmas," jelas Aswan melalui seluler.

Aswan juga menjelaskan, proses pencarian kali ini sedikit berbeda dari proses tahap pertama, yang mana pada tahap daftar tunggu ini proses pencairannya sebanyak empat kali, pertama 40 persen, kemudian 30 persen, 25 persen, dan terakhir 5 persen.

Sebelumnya, proses pencairan dilakukan dalam tiga tahap, tahap pertama 40 persen, disuaul 30-30 persen tahap selanjutnya. Selain itu, konsultan pendamping juga dihilangkan pada proses pembangunan rumah rusak gempa tersebut.

Pihaknya, sambung Aswan, juga mengambil inisiatif biaya sebesar Rp 500 ribu per penerima manfaat untuk administrasi pengurus pokmas, hal itu supaya menghindar dari pemotongan-pemotongan liar yang terjadi seperti pada tahap pertama.

"Pendampingnya nanti langsung dari pihak BPBD, tidak ada lagi konsultan pendamping. Untuk pengurus pokmas juga sudah dimasukan dalam RAB sebesar Rp 500 ribu per rumah, jumlah itu juga termasuk biaya administrasi," tegas Aswan.

Komentar

Loading...