Unduh Aplikasi
WTP Pemerintah Aceh 2019

2000 Rumah di Lhokseumawe Terima Sambungan Jaringan Gas

2000 Rumah di Lhokseumawe Terima Sambungan Jaringan Gas
Direktur Pembinaan Usaha Hulu Ditjen Migas, Mustafid Gunawan, didampingi Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan, Dandim 0103/ Aceh Utara, Letkol Kav Fadjar WB, saat melakukan pemotongan pita tanda peresmian Jaringan Gas rumah tangga untuk empat desa di Desa Mns Mesjid, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Jumat (15/3). Foto: AJNN.Net/Safrizal.

LHOKSEUMAWE - Masyarakat empat desa di Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, sudah bisa menggunakan sambungan Jaringan Gas (Jargas) rumah tangga yang baru saja diresmikan PT Pertamina Gas di Desa Meunasah Masjid, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Jumat (15/3).

Peresmian itu dilakukan oleh Direktur Pembinaan Usaha Hulu Ditjen Migas, Mustafid Gunawan, dihadiri Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, Anggota Komisi VII DPR-RI Firmandez, Direktur Bio Energi Ditjen EBTKE Andriah Feby, Direktur Keuangan dan Dukungan Bisnis PT Pertamina Gas Tenny R.A. Rusdy, serta Direktur Keuangan dan Umum PT Pertagas Niaga Aminuddin.

Direktur Pembinaan Usaha Hulu Ditjen Migas, Mustafid Gunawan mengatakan jaringan gas kota merupakan program prioritas pemerintah pusat dengan tujuan untuk menekan peningkatan biaya subsidi dan impor LPG melon 3 Kg.

Menurutnya, jaringan gas kota memberi dampak positif terhadap masyarakat baik sisi ekonomi maupun sosial bagi masyarakat. Untuk tahun 2018, 2000 jargas rumah tangga sudah tersambung dan sudah bisa difungsikan untuk empat desa dalam Kecamatan Muara Dua.

“Semakin luasnya jangkauan operasi jargas ini diharapkan mampu memberikan pilihan energi yang lebih bersih, aman, dan murah untuk masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Bisnis Support PT Pertamina Gas Tenny R.A. Rusdy mengatakan sumber gas untuk jargas Lhokseumawe, berasal dari PT Pertamina Hulu Energi NSO/NSB dengan alokasi 0,25 MMSCFD.

Sebutnya sebelumnya, pada tahun 2014 sebanyak 3.997 SR telah diresmikan di Lhokseumawe. Jargas yang dibangun tahun 2018 tersebar di empat desa yaitu Desa Panggoi, Desa Meunasah Masjid, Keude Cunda dan Uteunkot.

Mustafid Gunawan menegaskan kalau pemerintah secara serius terus mengembangkan pemasangan jaringan gas di wilayah Indonesia. Program ini menjadi bukti bahwa pemerintah sangat memperhatikan masyarakat Aceh, khusunya Kota Lhokseumawe. Saat ini, warga bisa memanfaatkan gas yang terkandung di bumi Aceh untuk keperluan dapurnya sendiri.

“Kami berharap program ini memberikan dampak positif untuk masyarakat baik disisi ekonomi maupun sosial, juga berkontribusi terhadap kemajuan Kota Lhokseumawe” jelasnya.

Walikota Lhokseumawe, Suadi Yahya dalam sambutannya berharap agar pihak PT Pertamina Gas dan Kementrian Migas, agar jargas rumah tangga tidak hanya meliputi beberapa desa di Lhokseumawe saja. Namun sambungan jargas bisa dinikmati oleh seluruh desa yang ada di dalam kawasan Kota Lhokseumawe.

“Harapan Pemerintah Kota Lhokseumawe kepada PT Pertamina Gas dan Kementrian Migas agar sambungan jargas ini bisa dirasakan secara menyeluruh oleh masyarakat Lhokseumawe,” ujarnya.

Eliminasi Malaria

Komentar

Loading...