Unduh Aplikasi

KASUS KORUPSI BANTUAN TERNAK

20 Rekanan Kembalikan Uang Negara Sebesar Rp 1,692 Miliar

20 Rekanan Kembalikan Uang Negara Sebesar Rp 1,692 Miliar
ilustrasi. Foto: Net

LHOKSEUMAWE – Sebanyak 20 rekanan yang terlibat dalam pengadaan ternak di Pemerintah Kota Lhokseumawe yang bersumber APBK 2014 dilaporkan sudah mengembalikan uang negara dengan total nilai Rp1,692 miliar ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe.

“Seluruh perusahaan yang terindikasi fiktif dalam kasus korupsi bantuan ternak bersumber APBK 2014 sebanyak 124 perusahaan, namun satu perusahaan lagi proses pemeriksaan oleh Penyidik Reskrim Polres Lhokseumawe,” kata Kepala Kejari Lhokseumawe M Ali Akbar melalui Kasi Pidsus Fery Ichsan kepada AJNN, Jumat (16/11).

Tambahnya, jumlah perusahaan yang sudah mengembalikan uang negara sebanyak 20 perusahaan. Sementara sisanya tinggal 103 perusahaan lagi yang belum mengembalikan kerugian negara tersebut.

Baca: Rekanan Kembalikan Kerugian Negara, Hukum Harus Tetap Dilanjut

“Tindakan kita selanjutnya kepada perusahaan yang tidak mengembalikan uang negara hingga waktu yang ditentukan yaitu sebelum keluar tuntutan Jaksa, maka akan kami rekom di dalam surat tuntutan itu, bahwa perusahaan tersebut harus dilakukan tindakan selanjutnya oleh tim penyidik Kepolisian,” ungkap Fery.

Lanjut Fery, kuncinya di sini adalah Jaksa yang akan merekomendasikan terhadap perusahaan yang tidak mengembalikan uang negara setelah putusan hakim nanti, maka terhadap perusahaan itu tenntu menjadi perbuatan yang melawan hukum.

Baca: Saksi: Kerugian Negara lebih Rp 8 Miliar

“Harapan kita, hingga saat ini kami masih sinergi dan sinkronisasi informasi dengan pihak kepolisian baik itu data maupun aktivitas kita terhadap penanganan perkara ini, karena keberhasilan penuntutan ini merupkan satu keberhasilan tak terhigga, dan kita berharap supaya kasus ini cepat selesai,” pungkasnya.

Komentar

Loading...