Unduh Aplikasi

2.576 Hektare Lahan PT Delima Makmur Disita

2.576 Hektare Lahan PT Delima Makmur Disita
Foto: Dok AJNN

BANDA ACEH - Sebanyak 2.576 hektare lahan perkebunan milik PT Delima Makmur di Aceh Singkil disita Kepolisian Daerah (Polda) Aceh. Penyitaan sesuai penetapan yang dikeluarkan Pengadilan Negeri (PN) Nomor 147/Pen.Pid/2018/PN Skl si Singkil 27 November 2018.

"Lahan PT Delima Makmur disita sebagai barang bukti dari tersangka yang telah ditetapkan penyidik Polda salah satunya Direktur di perusahaan tersebut," kata Direskrimum Kombes Pol Agus Sarjito, Rabu (5/12/2018).

Agus mengatakan penetapan penyitaan lahan berdasarkan uraian penyidik tentang perkara penyerobotan lahan negara oleh perusahaan PT Delima Makmur di yang berlokasi di Gampong Telaga Bakti, Kecamatan Singkil Utara serta Gampong Biskang, Situbuh-tubuh dan Situban Makmur, Kecamatan Danau Paris, Aceh Singkil.

Baca: Petani Aceh Singkil Unjuk Rasa Tuntut PT Delima Makmur Hentikan Aktifitas di Luar HGU

Kasus penyerobotan tersebut telah dilaporkan sejak bulan April lalu dan hingga kini masih dalam proses penyidikan.

"Berkasnya telah dilimpahkan ke pihak jaksa pada 13 November lalu. Lalu didapatkan Surat Penetapan Izin Penyitaan atas areal tanah seluas 2.576 hektare dari PNS Singkil," ujarnya.

Saat ini, kata Agus Sartijo, penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi seperti dari pihak Dinas Lingkungan Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DLHK) serta pihak Dinas Pajak dan Pendapatan, termasuk tiga tersangka yang sudah ditetapkan.

"Kita akan panggil saksi untuk diperiksa dari DLHK, Dinas Pajak dan Pendapatan, termasuk tiga tersangka yang sudah ditetapkan yakni para direktur perusahaan atas nama Albert Purba, Meinarko dan Joefly," jelas Kombes Pol Agus Sarjito.

Komentar

Loading...